Cara Mengetahui Kapasitor AC Rusak

Cara Mengetahui Kapasitor AC Rusak Secara Lengkap disini

Sebelum kita mengetahui bagaimana cara mendeteksi kapasitor AC rusak yang tidak kalah pentingnya adalah kita perlu mengetahui apa itu pengertian kapasitor AC.

Jadi, pengertian kapasitor AC adalah jenis kapasitor yang mempunyai bentuk berupa wadah silinder kecil yang terdapat di dalam sebuah AC atau pendingin udara. Kemudian, kapasitor AC ini mempunyai fungsi utama yakni guna menyimpan dan juga melakukan pemasokan energi.

Lebih mudahnya, saat mesin AC menyala dan hal ini tentunya membutuhkan banyak daya ketimbang pasokan yang ada di rumah. Maka kapasitor AC akan berfungsi untuk menyalurkan daya yang kurang maksimal tersebut.

Fungsi Kapasitor AC

Adapun kapasitor AC ini mempunyai beberapa fungsi diantaranya pada mesin AC yang berukuran lebih kecil maka fungsinya tidak lain adalah sebagai sistem penggerak awal motor atau kompressor.

Kemudian, saat mesin AC telah dapat bekerja kembali maka kapasitor nantinya akan mulai mengisi daya yang sebelumnya telah habis digunakan dan bertindak sebagai starter untuk menjalankan mesin.

Selain itu, ukuran kapasitor AC juga erat kaitannya dengan besarnya ukuran kompresor yang digunakan pada mesin AC tersebut.

Maka dari itu, hal ini sangat penting apabila kita ingin membeli sebuah kapasitor AC harus selalu dicocokkan dengan besarnya kapasitor dan juga ukuran jenis kompressor.

Ciri Kapasitor AC Rusak

Ciri Kapasitor AC Rusak

Akibat seringkali dipakai, kapasitor AC ini juga bisa mengalami kerusakan dan perlu diperbaiki terutama dalam hal spare-part.

Berikut ini adalah ciri-ciri kapasitor yang rusak.

  • Pada saat kita ingin menghidupkannya, AC tidak mau menyala dalam waktu yang cukup lama.
  • Kipas pada AC tidak mau bergerak meskipun AC sudah dalam kondisi menyala.
  • Menghasilkan udara yang tidak sejuk walaupun AC dan kipas sudah menyala.
  • Terdengar bunyi seperti klik atau suara bising pada mesin AC tersebut.
  • Badan kapasitor AC biasanya mengalami kembung seperti baterai ponsel yang kembung.

Baca Juga : Beragam Fungsi Mode Pada AC Remote

Dengan kata lain, apabila sebuah kapasitor AC ini tidak bisa berfungsi, maka tentu saja dapat menimbulkan berbagai masalah.

Mungkin terkadang, AC akan menyala, tetapi kipas tidak mau bergerak. Sementara itu, kadang kala kipas mau berjalan, tetapi udara tidak terasa dingin atau AC tak kunjung jua menyala dalam jangka waktu yang lama.

Untuk permasalahan di atas tadi, mungkin saja kapasitor tidak dapat berfungsi sehingga tidak mampu memberikan energi awal bagi kompressor.

Kemudian, apabila pada mesin AC ini tidak mampu bekerja seperti semula, kita bisa melakukan tes sederhana yakni dengan cara gunakan tongkat dan dorong kipas saat AC sedang tidak bekerja.

Lalu, apabila kipas sudah mulai bergerak dan kapasitor AC kemungkinan alami kerusakan dan tidak dapat menyimpan energi yang dibutuhkan.

Selain itu, guna mengetahui apakah kapasitor AC itu rusak atau tidak adalah dengan memeriksa bagian bodi kapasitor AC. Pasalnya, apabila mengalami kerusakan parah hingga membengkak maka sudah pasti perlu diganti.

Penyebab Kapasitor Rusak

Baca Juga : Waspada Teknisi AC Penipuan, Curang dan Tidak Jujur

Penyebab Kapasitor Rusak

Kapasitor rusak ini dapat disebabkan oleh beberapa hal. Seperti diketahui dalam sebuah kapasitor itu didesain untuk dapat bekerja selama kurun waktu kurang lebih selama 20 tahun. Namun, karena berbagai hal sehingga kapasitor AC ini dapat mudah rusak yang diakibatkan oleh sebagai berikut.

  1. Area Panas

    Apabila area semakin panas, maka lebih besar kemungkinan kapasitor AC mengalami kerusakan. Hal ini karena ruangan yang terlalu panas dapat menyebabkan unit rusak dan juga jangka waktu penggunaan kapasitor tersebut.

    Oleh karena itu, guna mengatasi hal ini maka pastikan bahwa mesin AC dalam keadaan dingin dan mempunyai ruang ventilasi yang baik sehingga dapat mengurangi risiko tingginya suhu.

  2. Tegangan Kapasitor

    Pada model AC terdapat berbagai jenis kapasitor dan mempunyai tingkat ketegangan yang berbeda-beda pula.

    Pasalnya, semakin tinggi tegangan sebuah kapasitor memang harganya pun semakin mahal, sehingga orang cenderung untuk memilih kapasitor dengan tegangan rendah.

    Namun sayangnya hal ini justru akan membuat tekanan jauh lebih berat sehingga dapat memperpendek umur sebuah kapasitor.

  3. Pemakaian yang Berlebihan

    Seperti diketahui bahwa umur kapasitor AC ini hanya bisa mencapai 20 tahun dan hal ini pun bergantung pada pemakaian yang dibatasi dalam setiap harinya.

    Pasalnya, kapasitor dengan usia yang lebih tua biasanya tidak akan mampu bekerja secara optimal dan apabila mesin AC ini digunakan sesering mungkin otomatis dapat memperpendek umur kapasitor tersebut.

Selain itu, penyebab utama kapasitor AC mudah sekali rusak adalah karena adanya kerusakan pada bagian lain dari mesin AC itu sendiri antara lain kipas aus dan jaringan listrik yang bermasalah juga.

Agar mesin AC dapat dihidupkan kembali maka hal ini dapat pula memengaruhi masa penggunaan kapasitor tersebut. Maka dari itu perlunya untuk mengganti apabila ada bagian yang rusak agar tidak memperparah kerusakan lainnya yang tentunya akan memakan lebih banyak biaya.

Harga Kapasitor AC

Pada umumnya harga sebuah kapasitor AC ini bervariasi dan bergantung pada merek atau tipe ukuran kapasitor tersebut. Adapun hal yang paling penting adalah dengan mencocokkan daripada kebutuhan setiap kapasitornya dan jenis AC nya.

Sejatinya, semua alat elektronik termasuk pendingin udara ini sudah didesain dalam jangka waktu untuk beberapa tahun penggunaan yang idealnya. Maka dari itu, mungkin kita tidak bisa menghindari apabila ada komponen AC yang mengalami kerusakan seperti adanya kerusakan pada kapasitor tersebut.

Rate this post